Filosofi 772


Belajar dari Leluhur

Terkait dengan filosofi 772, Lihat amatilah apa yang kurang pada pernyataan ini:

  • Pada judul tertulis: Dulgani Amat Karjo (Ulamak) | MEDIA BERBAGI KEL. BESAR MBAH DULGANI – MBAH AMAT KARJO – MBAH KASBIT. Berapakah jumlah kata yang ada? Hanya perlu menambah 1 (satu) kata. Kata dimaksud adalah .  .  .  .  .  .

Peninggalan Leluhur

  • Mbah Dulgani: Bedji, Botol Miras, Rajah Leluhur;
  • Mbah Amat Karjo: Bedji, Boneka Cantik, Doa Leluhur;
  • Mbah Kasbit: Bedji, Selendang Sutra,  .  .  .  .  .

Perlu disempurnakan pesan leluhur dilihat dari peninggalannya dan hanya 1 (satu) kata. Sekali lagi hanya 1 (satu) kata. Setelah sempurna: “Berapakah jumlah kata seluruhnya tertulis dalam peninggalan leluhur di atas? Ada berapa macam kata yang diulang? Dan apa pula kaitannya dengan filosofi 772?”

Filosofi 772

Mengapa 2, mengapa 7, dan mengapa pula 7 itu ada 2?

Apa kaitannya Filosofi 772 ini dengan Filosofi Peninggalan Leluhur?

Catatan:

  • Ini adalah rangkuman wasiat leluhur untuk keluarga kita;
  • Jumlah kata sekarang = 227. Ketika 1 (satu) tempat  .  .  .  .  .  .  dan 2 (dua) tempat  .  .  .  .  .  di atas telah terisi dengan benar maka:
    • Jumlah kata seluruhnya halaman ini = 230, jumlah referensi = 5;
    • Kata dan referensi penyempurnanya berhak dijawab dalam artikel pemikiran tentang “Misteri Filosofi 772” oleh anak keturunan yang telah mendapatkan petunjuk;
  • Rusaknya situs ini akibat apa pun atau oleh siapa pun tak akan merusak “paseduluran” (silaturrohmi) keluarga besar Dulgani + Amat Karjo + Kasbit.

Referensi:

  1. http://www.shafiyyatul.com/news/images/stories/berbakti-kepada-orang-tua-ilustrasi-_120212200936-347.jpg
  2. https://ulamak.wordpress.com/perihal/
  3. https://ulamak.wordpress.com/perihal/rajah-leluhur/
  4. https://ulamak.wordpress.com/perihal/doa-leluhur/

Wallohu a’lam bishowab.

 

Iklan
%d blogger menyukai ini: