Explore for Basmallah


SAMUDRA MAKNA TERSIRAT TOTAL AL-QUR’AN

DALAM PERSPEKTIF ANGKA

( Part-7 )

explore-for-basmallah

Pada artikel sebelumnya sebenarnya kita telah melakukan ini. Jadi artikel ini boleh dibilang kelanjutannya. Pada artikel di Part-1 kita telah peroleh banyak makna tersirat terkandung dalam lafadz basmallah, tetapi di sana kita belum melihat dari sudut pandang urutan huruf pembentuknya. Di sinilah kita akan membahasnya.

Tabel Perenungan Basmallah

No. Pembentuk Urutan Lafadz Tersirat
1 ب 2  

 

سم الله

 

 

124

2 س 12
3 م 24
4 ا 1
5 ل 23
6 ل 23
7 ه 27
8 ا 1  

 

الرحمن

 

 

178

9 ل 23
10 ر 10
11 ح 6
12 م 24
13 ن 25
14 ا 1  

 

الر حيم

 

 

112

15 ل 23
16 ر 10
17 ح 6
18 ي 28
19 م 24
190 Total 293  

257

10 14
1 5
6

Dari informasi tabel di atas diperoleh 3+1+3 makna tersirat basmallah. Dari semua kode tersirat yang ada kita coba kaitkan satu ayat Al-Qur’an dimana kode dibaca terbalik (dibaca dari belakang) sehingga bisa diuraikan sebagai berikut:

  1. 124  |  HAKIKAT SEMPURNANYA HAMBA (Perfectly fact servant)
    —————
    Bahwa sesungguhnya manusia itu bisa disebut sebagai hamba yang sempurna ketika ia bisa menyikapi setiap PROBLEMATIKA HIDUP (4) dengan senantiasa SUJUD (2) pada SANG MAHA TUNGGAL (1).
    —————
    Kode ini diperoleh dari total nilai urutan huruf kata BISMILLAH (سم الله) yakni = 2 + 12 + 24 + 1 + 23 + 23 + 27 = 112  |  Angka hasil dijumlahkan = 1+1+2 = 4  |  Tiga angka terakhir = 124. Kode ini terkait erat dengan:
  • QS. Ash-Shura/42 : 1 (Juz 25; Sejumlah 53 Ayat)
    —————
    حم
    —————
    Hâ, Mîm. ‘Ain, Sîn, Qâf. Seperti gaya al-Qur’ân dalam mengawali beberapa suratnya, surat ini pun diawali dengan lima huruf fonemis. (QS. Ash-Shura/42 : 1 – Tafsir Muhammad Quraish Shihab)
    —————
    Makna Tersirat Ayat = 42 + 1 + 25 + 53 = 121  |  Angka hasil dijumlahkan = 1+2+1 = 4  |  Tiga angka terakhir = 214.
    —————
    Perhatikan! Bersumber dari kode 124 dibaca dari belakang 421 dikaitkan dengan ayat menghasilkan makna tersirat 214. Ini adalah kode acak angka/bilangan yang sama. Nampaknya kita ditantang untuk mencermati lebih dalam terhadap kode ini. Sedangkan sebagiannya dapat Saudaraku lihat pada artikel Ketika Maut Merenggut dan terkait dengan Hâ, Mîm dapat Saudaraku lihat pada artikel Multi Tafsir Hâ, Mîm.
    —————
  • 178  |  JALAN MENUJU SURGA (way to heaven)
    —————
    Barang siapa menghendaki SURGA (8), hendaknya selalu DZIKIR (7) mengingat SANG PENCIPTA (1). Menyadari dan meyakini sepenuhnya bahwa segala perbuatannya akan dipertanggungjawabkan dihadapan-NYA.
    —————
    Kode ini diperoleh dari total nilai urutan huruf kata AR-RAHMAN (الرحمن) yakni = 1 + 23 + 10 + 6 + 24 + 25 = 89 | Angka hasil dijumlahkan = 8+9 = 17 = 8 | Tiga angka terakhir = 178. Kode ini terkait erat dengan:

    • QS. Al-A’la/87 : 1 (Juz 30; Sejumlah 19 Ayat)
      —————
      سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى
      —————
      Sucikanlah nama Tuhanmu dari sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya. (QS. QS. Al-A’la/87 : 1 – Tafsir Muhammad Quraish Shihab)
      —————
      Makna Tersirat Ayat = 87 + 1 + 30 + 19 = 137 | Angka hasil dijumlahkan = 1+3+7 = 11 = 2 | Tiga angka terakhir = 112.
      —————
  • 112  |  IKHLAS / TIDAK MENYEKUTUKAN TUHAN (truthful / not associating God)
    —————
    Bahwa prasyarat agar menjadi HAMBA (2) yang benar-benar ikhlas adalah TIDAK MENDUAKAN TUHAN (11).
    —————
    Kode ini diperoleh dari total nilai urutan huruf kata AR-RAHIIM (الر حيم) yakni = 1 + 23 + 10 + 6 + 28 + 25 = 93 | Angka hasil dijumlahkan = 9+3 = 11 = 2 | Tiga angka terakhir = 112. Kode ini terkait erat dengan:

    • QS. Al-Anbiya/21 : 1 (Juz 17; Sejumlah 112 Ayat)
      —————
      اقْتَرَبَ لِلنَّاسِ حِسَابُهُمْ وَهُمْ فِي غَفْلَةٍ مُّعْرِضُونَ
      —————
      Hari kiamat, saat perhitungan orang-orang musyrik itu, telah semakin mendekat, sementara mereka melalaikan kedahsyatannya dan menolak untuk mempercayainya. (QS. QS. Al-Anbiya/21 : 1 – Tafsir Muhammad Quraish Shihab)
      —————
      Makna Tersirat Ayat = 21 + 1 + 17 + 112 = 151 | Angka hasil dijumlahkan = 1+5+1 = 7 | Tiga angka terakhir = 517.
      —————
  1. 257  |  SELALU MENGINGAT ALLOH (always remember God)
    —————
    Bahwa DZIKR (7) dan SUJUD (2) adalah ajaran ISLAM (5) agar kita selalu mengingat ALLOH.
    —————
    Kode ini merupakan total makna tersirat pengulangan basmallah (بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ) sebagai ayat Al-Qur’an dalam spirit plus minus. Basmallah sebagai ayat diulang 2 kali dalam 2 ayat yakni QS. Al-Fatihah/1 : 1 dan QS. An-Naml/27 : 30. Dari kode pengulangan tersebut dapat direnung-fikirkan sebagai berikut:

    • Tambah = 2 + 2 = 4  |  Tiga angka terakhir = 224 = Sesungguhnya setiap PROBLEMATIKA (4) kehidupan hendaknya bisa disikapi dengan perilaku SUJUD (2) dan selalu SUJUD (2).
      —————
    • Kurang = 2 – 2 = 0  |  Tiga angka terakhir = 220 = SUJUD (2) dan selalu SUJUD (2) haruslah dibarengi dengan sikap dan perilaku TIRAKAT / PUASA / IKHLAS / SYUKUR / SABAR & TAWAKKAL (0).
      —————
    • Kali = 2 x 2 = 4  |  Tiga angka terakhir = 224 = Sesungguhnya setiap PROBLEMATIKA (4) kehidupan hendaknya bisa disikapi dengan perilaku SUJUD (2) dan selalu SUJUD (2).
      —————
    • Bagi = 2 : 2 = 1  |  Tiga angka terakhir = 221 = SUJUD (2) dan selalu SUJUD (2) hendaknya dilakukan semata-mata karena ALLOH (1).
      —————
    • Total Makna Tersirat = 224 + 220 + 224 + 221 = 889  |  Angka hasil dijumlahkan = 8+8+9 = 25 = 7  |  Tiga angka terakhir = 257. Kode ini terkait erat dengan:
      • QS. Al-Qiyama/75 : 2 (Juz 29; Sejumlah 40 Ayat)
        —————
        وَلَا أُقْسِمُ بِالنَّفْسِ اللَّوَّامَةِ
        —————
        Aku bersumpah dan Kutegaskan sumpah-Ku ini demi kebenaran hari kiamat. Aku bersumpah dan Kutegaskan sumpah-Ku ini demi jiwa yang mencela pemiliknya akibat melakukan dosa dan kesalahan, bahwa kalian akan dibangkitkan setelah tulang belulang kalian dikumpulkan. Apakah manusia mengira–setelah ia Kami ciptakan dari ketiadaan–bahwa Kami tidak dapat mengumpulkan kembali tulang belulangnya yang hancur berserakan?
        —————
        Makna Tersirat Ayat = 75 + 2 + 29 + 40 = 146 | Angka hasil dijumlahkan = 1+4+6 = 11 = 2  |  Tiga angka terakhir = 112.
        —————
  1. 145  |  HAKIKAT KEBAIKAN & KEJAHATAN (the reality of good and evil)
    —————
    Bahwa BAIK / BENAR / TERANG (5) dan JELEK / SALAH / GELAP / JAHAT (4) itu tetaplah menjadi milik dan rahasia ALLOH (1) semata. Kode ini telah jelas dari mana  berasal terlihat pada tabel dan terkait dengan:

    • QS. Al-Qamar/54 : 1 (Juz 27; Sejumlah 55 Ayat)
      —————
      اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانشَقَّ الْقَمَرُ
      —————
      Hari kiamat telah dekat, dan bulan pasti akan terbelah. (QS. Al-Qamar/54 : 1 – Tafsir Muhammad Quraish Shihab)
      —————
      Makna Tersirat Ayat = 54 + 1 + 27 + 55 = 137 | Angka hasil dijumlahkan = 1+3+7 = 11 = 2 | Tiga angka terakhir = 112.
      —————
  2. 101  |  BERSERAH DIRI (God’s will)
    —————
    Bahwa HIDUP (1) dan MATI (0) itu tetaplah menjadi rahasia dan milik ALLOH (1) semata, bukan yang lain. Kode ini telah jelas dari mana berasal terlihat pada tabel dan terkait dengan:

    • QS. Yunus/10 : 1 (Juz 11; Sejumlah 109 Ayat)
      —————
      الر تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ الْحَكِيمِ
      —————
      Alif, Lâm, Ra’ merupakan huruf-huruf yang digunakan Allah untuk membuka sebagian surat. Dialah yang Maha Mengetahui makna sebenarnya dari huruf-huruf itu. Huruf-huruf itu mengisyaratkan bahwa al-Qur’ân terdiri atas huruf-huruf seperti itu. Kendati demikian, orang-orang musyrik tetap tidak dapat mendatangkan sesuatu yang semisal dengan al-Qur’ân! Sekalipun mereka telah bersepakat untuk tidak mendengarkan ayat-ayat suci ini atau ayat-ayat al-Qur’ân lain yang memiliki gaya bahasa dan makna sangat sempurna, dan juga mengandung hikmah serta segala yang bermanfaat bagi manusia dalam urusan dunia maupun akhirat, huruf-huruf fonetis ini merangsang perhatian orang-orang musyrik, sehingga mereka mendengarkannya. (QS. Yunus/10 : 1 – Tafsir Muhammad Quraish Shihab)
      —————
      Makna Tersirat Ayat = 10 + 1 + 11 + 109 = 131 | Angka hasil dijumlahkan = 1+3+1 = 5 | Tiga angka terakhir = 315.
      —————
  3. 156  |  KEISLAMAN (way of life)
    —————
    IMAN (6), ISLAM, dan IHSAN (1). Kode ini telah jelas dari mana berasal terlihat pada tabel dan terkait dengan:

    • QS. At-Talaq/65 : 1 (Juz 28; Sejumlah 12 Ayat)
      —————
      يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ إِذَا طَلَّقْتُمُ النِّسَاءَ فَطَلِّقُوهُنَّ لِعِدَّتِهِنَّ وَأَحْصُوا الْعِدَّةَ وَاتَّقُوا اللَّـهَ رَبَّكُمْ لَا تُخْرِجُوهُنَّ مِن بُيُوتِهِنَّ وَلَا يَخْرُجْنَ إِلَّا أَن يَأْتِينَ بِفَاحِشَةٍ مُّبَيِّنَةٍ وَتِلْكَ حُدُودُ اللَّـهِ وَمَن يَتَعَدَّ حُدُودَ اللَّـهِ فَقَدْ ظَلَمَ نَفْسَهُ لَا تَدْرِي لَعَلَّ اللَّـهَ يُحْدِثُ بَعْدَ ذَٰلِكَ أَمْرًا
      —————
      Wahai Nabi, jika kamu hendak menjatuhkan talak kepada istri-istrimu maka jatuhkanlah talak itu ketika mereka sedang dalam keadaan suci yang tidak dicampuri. Tepatkanlah hitungan masa idah dan bertakwalah kepada Tuhanmu. Jangan izinkan istri-istri yang kamu jatuhi talak itu keluar dari tempat mereka ditalak. Jangan izinkan mereka keluar kecuali jika melakukan perbuatan keji yang sangat nyata. Ketentuan- ketentuan itu merupakan hukum yang telah ditetapkan oleh Allah untuk para hamba-Nya. Barangsiapa yang melanggar ketentuan Allah maka sesungguhnya ia telah menzalimi diri sendiri. Kamu, hai orang yang melanggar, tidak mengetahui barangkali Allah akan mewujudkan sesuatu yang tidak diperkirakan, sesudah talak itu, sehingga kedua pasangan suami-istri itu kembali saling mencintai. (QS. At-Talaq/65 : 1 – Tafsir Muhammad Quraish Shihab)
      —————
      Makna Tersirat Ayat = 65 + 1 + 28 + 12 = 106 | Angka hasil dijumlahkan = 1+0+6 = 7 | Tiga angka terakhir = 067.
      —————

112 Sebagai Makna Tersirat Terbanyak

Dengan menggunakan ekplorasi model ini ternyata kita temukan 112 hingga empat (4) kali. Ini merupakan makna tersirat terbanyak yang kita dapatkan. Di samping itu jika:

  1. Kode 178 yang menghasilkan 112 kita jumlahkan = 178 + 112 = 290  |  Angka hasil dijumlahkan = 2+9+0 = 11 = 2  |  Tiga angka terakhir = 112.
    —————
  2. Kode 101 yang menghasilkan 315 kita jumlahkan = 101 + 315 = 416  |  Angka hasil dijumlahkan = 4+1+6 = 11 = 2  |  Tiga angka terakhir = 112.
    —————
  3. Seluruh kode sumber kita jumlahkan = (124+178+112) + (257) + (145+101+156) = (414) + (257) + (402) = 1073  |  Angka hasil dijumlahkan = 1+0+7+3 = 11 = 2  |  Tiga angka terakhir = 112.
    —————
  4. Seluruh kode sumber 1073 ditambah seluruh kode ekplorasinya = 1073 + (214+112+517) + (112) + (112+315+067) = 1073 + (843) + (112) + (494) = 2522  |  Angka hasil dijumlahkan = 2+5+2+2 = 11 = 2  |  Tiga angka terakhir = 112.
    —————

Bahkan 2 ayat basmallah dalam Al-Qur’an jika kita telusuri / cermati juga akan menghasilkan total makna tersirat 112 sebagai berikut:

  • QS. Al-Fatihah/1 : 1 (Juz 1; Sejumlah 7 Ayat)
    —————
    بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
    —————
    Surat ini dimulai dengan menyebut nama Allah–satu-satunya Tuhan yang berhak disembah–Yang memiliki seluruh sifat kesempurnaan dan tersucikan dari segala bentuk kekurangan. Dialah Pemilik rahmah (sifat kasih) yang tak habis-habisnya, Yang menganugerahkan segala macam kenikmatan, baik besar maupun kecil. (QS. Al-Fatihah/1 : 1 – Tafsir Muhammad Quraish Shihab)
    —————
    Makna Tersirat = 1 + 1 + 1 + 7 = 10  |  Angka hasil dijumlahkan = 1+0 = 1  |  Tiga angka terakhir = 101 = BERSERAH DIRI (God’s will). Bahwa HIDUP (1) dan MATI (0) itu tetaplah menjadi rahasia dan milik ALLOH (1) semata, bukan yang lain.
    —————
  • QS. An-Naml/27 : 30 (Juz 19,20; Sejumlah 93 Ayat)
    —————
    إِنَّهُ مِن سُلَيْمَانَ وَإِنَّهُ بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
    —————
    Balqîs membacakan surat itu yang berbunyi: “Dari Sulaymân. Bismillâh al-Rahmân al-Rahîm’ (Dengan Nama Allah Pemilik Kebesaran dan Karunia, yang selalu mencurahkan kasih sayang-Nya kepada makhluk ciptaan-Nya). (QS. An-Naml/27 : 30 – Tafsir Muhammad Quraish Shihab)
    —————
    Makna Tersirat = 27 + 30 + (19+20) + 93 = 189  |  Angka hasil dijumlahkan = 1+8+9 = 18 = 9  |  Tiga angka terakhir = 189 = KESOMBONGAN (the nature of vanity). Sesungguhnya yang pantas MENYOMBONGKAN (9) diri itu hanyalah pencipta, pemilik, dan penguasa ALAM SEMESTA (8) yakni ALLOH (1), bukan yang lain.
    —————
  • Total Makna Tersirat = 101 + 189 = 290  |  Angka hasil dijumlahkan = 2+9+0 = 11 = 2 = SUJUD  |  Tiga angka terakhir = 112 = IKHLAS / TIDAK MENYEKUTUKAN TUHAN (truthful / not associating God). Bahwa prasyarat agar menjadi HAMBA (2) yang benar-benar ikhlas adalah TIDAK MENDUAKAN TUHAN (11).
    —————
    Jadi, 4 x 112 di atas ditambah dengan 112 yang ini = 112 x 5 = 560  |  Angka hasil dijumlahkan = 5+6+0 = 11 = 2  |  Tiga angka terakhir = 112Apakah semua ini hanya kebetulan saja? Mari sama-sama kita renungkan!
    —————

Catatan:

  • Menemukan 156 Lewat 313
    —————
    Menurut pandangan saya kode 313 ini unik dan terkait erat dengan basmallah sebab ketika dilarikan kepada ayat-ayat Al-Qur’an bisa menghasilkan kode yang sama dengan basmallah yakni 156. Untuk lebih jelasnya perhatikan uraian berikut:

    1. 3  |  13
      • QS. Al-‘Imraan/3 : 13 (Juz 3,4; Sejumlah 200 Ayat)
        —————
        قَدْ كَانَ لَكُمْ آيَةٌ فِي فِئَتَيْنِ الْتَقَتَا فِئَةٌ تُقَاتِلُ فِي سَبِيلِ اللَّـهِ وَأُخْرَىٰ كَافِرَةٌ يَرَوْنَهُم مِّثْلَيْهِمْ رَأْيَ الْعَيْنِ وَاللَّـهُ يُؤَيِّدُ بِنَصْرِهِ مَن يَشَاءُ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَعِبْرَةً لِّأُولِي الْأَبْصَارِ
        —————
        Bagi kalian sebuah tanda yang jelas dan pelajaran yang berharga. Ada dua kelompok yang berperang bertemu pada persitwa Badar. Kelompok yang satu beriman: berperang untuk menegakkan agama Allah dan menyebarkan kebenaran. Sedang kelompok yang lain kafir: berperang untuk kepentingan hawa nafsu. Sebagai dukungan Allah terhadap orang-orang Mukmin, Allah menjadikan orang-orang kafir melihat jumlah mereka menjadi dua kali lebih banyak dari jumlah sebenarnya. Dengan begitu, hati mereka menjadi kacau lalu kalah. Allah memberikan kemenangan dan dukungan kepada yang dikehendaki-Nya. Pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang berhati bersih, memiliki pandangan yang jernih, yang tidak menyeleweng dari kebenaran dalam memandang. (QS. Al-‘Imraan/3 : 13 – Tafsir Muhammad Quraish Shihab)
        —————
        Makna Tersirat = 3 + 13 + (3+4) + 200 = 223  |  Angka hasil dijumlahkan = 2+2+3 = 7  |  Tiga angka terakhir = 237.
        —————
    2. 3  |  31 
      • QS. Al-‘Imraan/3 : 31 (Juz 3,4; Sejumlah 200 Ayat)
        —————
        قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللَّـهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّـهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّـهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
        —————
        Katakan, “Kalau kalian benar-benar jujur dengan pengakuan cinta dan ingin dicintai Allah, ikutilah perintah dan laranganku, karena aku adalah penyampai risalah Allah. Hal itu akan membuat Allah mencintai dan memberimu pahala, yaitu melalui pemberian karunia kepadamu dan pemaafan kesalahan-kesalahanmu. Dan Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang kepada hamba-Nya.” (QS. Al-‘Imraan/3 : 31 – Tafsir Muhammad Quraish Shihab)
        —————
        Makna Tersirat = 3 + 31 + (3+4) + 200 = 241  |  Angka hasil dijumlahkan = 2+4+1 = 7  |  Tiga angka terakhir = 417.
        —————
    3. 13  |  3
      • QS. Ar-Ra’d/13 : 3 (Juz 13; Sejumlah 43 Ayat)
        —————
        وَهُوَ الَّذِي مَدَّ الْأَرْضَ وَجَعَلَ فِيهَا رَوَاسِيَ وَأَنْهَارًا
        —————
        Allahlah yang membentangkan bumi dan menjadikannya takluk, hingga kalian dapat berjalan di atasnya ke timur dan ke barat. Allah menciptakan pula gunung yang menancap dan sungai yang mengalirkan air tawar. Dari air itu, Dia menumbuhkan bermacam-macam jenis buah yang beranak pinak. Berbagai jenis buah itu diciptakan berpasangan. Ada yang manis, ada pula yang masam; ada yang putih, ada pula yang hitam. Selain itu, Allah Swt. menutup siang dengan malam. Di dalam keajaiban alam raya ini sungguh terdapat bukti-bukti yang jelas yang menunjukkan kemahakuasaan dan kemahaesaan Allah Swt. bagi orang-orang yang mau berfikir dan merenungkan ciptaan-Nya(1). (1) Segala macam jenis bunga yang menghasilkan buah hanya dapat berproduksi bila ada perkawinan antara unsur jantan dan unsur betina, baik yang berasal dari bunga itu sendiri maupun dari dua jenis bunga yang berbeda. (QS. Ar-Ra’d/13 : 3 – Tafsir Muhammad Quraish Shihab)
        —————
        Makna Tersirat = 13 + 3 + 13 + 43 = 72  |  Angka hasil dijumlahkan = 7+2 = 9  |  Tiga angka terakhir = 729.
        —————
    4. 31  |  3
      • QS. Luqman/31 : 3 (Juz 21; Sejumlah 34 Ayat)
        —————
        هُدًى وَرَحْمَةً لِّلْمُحْسِنِينَ
        —————
        Ayat-ayat ini adalah petunjuk dan rahmat yang sempurna bagi orang-orang yang berbuat kebajikan. (QS. Luqman/31 : 3 – Tafsir Muhammad Quraish Shihab)
        —————
        Makna Tersirat = 31 + 3 + 21 + 34 = 89  |  Angka hasil dijumlahkan = 8+9 = 17 = 8  |  Tiga angka terakhir = 178.
        —————
    5. 33  |  1
      • QS. Al-Ahzab/33 : 1 (Juz 21,22; Sejumlah 73 Ayat)
        —————
        بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ اتَّقِ اللَّـهَ وَلَا تُطِعِ الْكَافِرِينَ وَالْمُنَافِقِينَ إِنَّ اللَّـهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا
        —————
        Wahai Nabi, tingkatkanlah ketakwaanmu pada Allah. Jangan berkompromi untuk menerima pendapat orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Allah Maha Meliputi–dengan ilmu-Nya–segala sesuatu; Mahabijaksana dalam perkataan dan perbuatan-Nya. (QS. Al-Ahzab/33 : 1 – Tafsir Muhammad Quraish Shihab)
        —————
        Makna Tersirat = 33 + 1 + (21+22) + 73 =  150  |  Angka hasil dijumlahkan = 1+5+0 = 6  |  Tiga angka terakhir = 506.
        —————
    6. Total Makna Tersirat = 237 + 417 + 729 + 178 + 506 = 2067  |  Angka hasil dijumlahkan = 2+0+6+7 = 15 = 6  |  Tiga angka terakhir = 156. = KEISLAMAN (way of life) = IMAN (6), ISLAM (5), dan IHSAN (1).
      —————
  • Menemukan 134 Lewat Kode Sumber dan Ekplorasi
    —————
    Mengapa kita perlu mencari kode 134? Apa yang saya pikirkan adalah bahwa basmallah ini menurut pendapat saya memiliki inti makna tersirat 112 / SUJUD. Jika pemikiran ini ada benarnya maka basmallah harus bisa menghasilkan makna tersirat 336 dan 134 seperti yang bisa Saudaraku lihat pada artikel sebelumnya (Dua (2) Sebagai Kode Sujud).
    —————
    Untuk kode 336 dapat kita temukan ketika kita hanya mengambil satu angka terakhir kode sumber (lihat tabel di atas) yakni = (4+8+2) + (7) + (5+1+6) = (14) + (7) + (12) = 33  |  Angka hasil dijumlahkan = 3+3 = 6  |  Tiga angka terakhir = 336. Kemudian saya berpikir karena inti makna tersirat basmallah itu 112, maka semua kode sumber – eksplorasi yang menghasilkan kode ini saya pisahkan sehingga dapat diuraikan sebagai berikut:

    • Menghasilkan 112, yakni = (178 + 112) + (112 + 517) + (257 + 112) + (145 + 112) = (290) + (629) + (369) + (257) = 1545  |  Angka hasil dijumlahkan = 1+5+4+5 = 15 = 6  |  Tiga angka terakhir = 156.
      —————
    • Tidak Menghasilkan 112, yakni = (124 + 214) + (101 + 315) + (156 + 067) = (338) + (416) + (223) = 977  |  Angka hasil dijumlahkan = 9+7+7 = 23 = 5  |  Tiga angka terakhir = 235.
      —————
    • Total Makna Tersirat = 156 + 235 = 391  |  Angka hasil dijumlahkan = 3+9+1 = 13 = 4  |  Tiga angka terakhir = 134 = KETUHANAN DALAM PERSPEKTIF IBLIS (divinity in perspective devil). Bagi iblis, ILMU (3) yang ada dalam dirinya hanya akan digunakan menentang perintah TUHAN (1) dan membuat KEJAHATAN (4).
      —————
      Tetapi bagi orang-orang yang mau berfikir, kode 134 juga bisa dibaca: Sesungguhnya segala bentuk PROBLEMATIKA KEHIDUPAN (4) ini adalah perwujudan ILMU (3) / datang dari ALLOH (1) semata, bukan yang lain.
      —————
  • Menemukan 112 Lewat Cara Curang
    —————
    Jika perolehan kode 156 lewat 313 dan perolehan kode 134 pada catatan di atas Saudaraku anggap sebagai metode yang kurang masuk akal (baca: cara curang), maka 156 + 134 itu = 290  |  Angka hasil dijumlahkan = 2+9+0 = 11 = 2  |  Tiga angka terakhir = 112.
    —————
    Perlu dicermati pula bahwa basmallah itu terbentuk dari 19 huruf, dan sebagai ayat diulang 2 kali yakni dalam QS. Al-Fatihah/1 : 1 dan QS. An-Naml/27 : 30. Maka 19 x 2 itu = 38  |  Angka hasil dijumlahkan = 3+8 = 11 = 2  |  Tiga angka terakhir = 112.
    —————
    Kemudian jika kita menggunakan kode pengulangan seluruh basmallah dalam Al-Qur’an sejumlah 114 kali dalam 113 surat (QS. At-Taubah tanpa basmallah, sedang pada QS. An-Naml diulang dua kali sebagai pembuka dan sebagai ayat). Kedua kode tersebut jika dijumlahkan = 114 + 113 = 227  |  Angka hasil dijumlahkan = 2+2+7 = 11 = 2  |  Tiga angka terakhir = 112.
    —————
    Bagaimana jika terhadap kode 114 dan 113 kita renung-fikirkan dengan menggunakan spirit plus-minus? Apabila ini yang ingin kita lihat makna tersiratnya maka dapat kita uraikan sebagai berikut:

    • Tambah = 114 + 113 = 227  |  Angka hasil dijumlahkan = 2+2+7 = 11 = 2  |  Tiga angka terakhir = 112 = IKHLAS / TIDAK MENYEKUTUKAN TUHAN (truthful / not associating God). Bahwa prasyarat agar menjadi HAMBA (2) yang benar-benar ikhlas adalah TIDAK MENDUAKAN TUHAN (11).
      —————
    • Kurang = 114 – 113 = 1  |  Tiga angka terakhir = 131 = Perilaku TIDAK MENDUAKAN TUHAN (11) adalah wujud penghambaan orang-orang yang BERILMU (3).
      —————
    • Kali = 114 x 113 = 12882  |  Angka hasil dijumlahkan = 1+2+8+8+2 = 21 = 3  |  Tiga angka terakhir = 213 = KETUHANAN (godliness). Atau bisa dibaca: “Bahwa ILMU (3) itu adalah sarana untuk SUJUD (2) pada SANG MAHA TUNGGAL (1) bukan untuk yang lain”.
      —————
    • Bagi = 114 : 113 = 1,00884955752  |  Angka hasil dijumlahkan = 1+0+0+8+8+4+9+5+5+7+5+2 = 54 = 9  |  Tiga angka terakhir = 549 = Sesungguhnya MUSUH (4) ISLAM (5) terbesar adalah KESOMBONGAN (9), merasa paling benar, merasa besar, merasa tinggi, dan semacamnya.
      —————
    • Total Makna Tersirat = 112 + 131 + 213 + 549 = 1005  |  Angka hasil dijumlahkan = 1+0+0+5 = 6  |  Tiga angka terakhir = 056 = URAT NADI IMAN dan ISLAM (the lifeblood of faith and Islam). Bahwa urat nadinya orang yang mengaku IMAN (6) dan ISLAM (5) adalah perilaku TIRAKAT / PUASA / IKHLAS / SYUKUR / SABAR & TAWAKKAL (0).
      —————

Saudaraku, semua apa yang baru saja Saudara baca di luar ayat-ayat Al-Qur’an hanyalah sebatas perenungan dan pemikiran saya yang teramat bodoh. Karena itu tulisan ini tidak bermaksud menggiring Saudara untuk meyakininya. Anggap saja semua itu tidak lebih dari sampah yang menjijikkan. Tetapi sedikit harapan saya semoga bisa kita jadikan sebagai bahan bermenung bersama.

Sesungguhnya masih ada yang mengganjal di benak saya terkait kode terakhir yang kita dapatkan yakni 056. Menurut saya kode ini akan mudah dikaitkan dengan ayat jika dibaca dari belakang sebagai 650 sehingga bisa kita kaitkan dengan QS. Al-An’am/6 : 50 (Juz 7,8; Sejumlah 165 Ayat) sebagai berikut:

قُل لَّا أَقُولُ لَكُمْ عِندِي خَزَائِنُ اللَّـهِ وَلَا أَعْلَمُ الْغَيْبَ وَلَا أَقُولُ لَكُمْ إِنِّي مَلَكٌ ۖ إِنْ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰ إِلَيَّ ۚ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الْأَعْمَىٰ وَالْبَصِيرُ ۚ أَفَلَا تَتَفَكَّرُونَ

Katakan kepada orang-orang kafir itu, wahai Rasul, “Aku tidak mengatakan kepada kalian bahwa aku mempunyai wewenang untuk mengatur segala sesuatu yang dimiliki oleh Allah, hingga dapat mengabulkan apa-apa yang kalian minta. Aku juga tidak mengaku bahwa aku mengetahui hal-hal gaib yang tidak diberitahukan oleh Allah. Aku tidak mengatakan bahwa aku seorang malaikat yang bisa naik ke langit. Aku hanyalah seorang manusia yang hanya mengikuti sesuatu yang diwahyukan Allah kepadaku.” Katakan pula, wahai Nabi, “Apakah sama orang yang tersesat dan yang mendapat petunjuk dalam mengetahui kebenaran-kebenaran ini? Apakah pantas kalian berpaling dari petunjuk yang aku bawa kepada kalian, hingga tidak merenungkannya dengan akal pikiran supaya menjadi jelas kebenaran itu bagi kalian?” (Tafsir: Muhammad Quraish Shihab)

Makna Tersirat Ayat = 6 + 50 + (7+8) + 165 = 236  |  Angka hasil dijumlahkan = 2+3+6 = 11 = 1+1 = 2  |  Tiga angka terakhir = 112 = IKHLAS / TIDAK MENYEKUTUKAN TUHAN (truthful / not associating God). Bahwa prasyarat agar menjadi HAMBA (2) yang benar-benar ikhlas adalah TIDAK MENDUAKAN TUHAN (11). Apakah ini Saudaraku anggap hanya kebetulan saja?


Referensi:

  1. http://4.bp.blogspot.com/-bj_-P5c3c8k/UKXwiZaf0tI/AAAAAAAAA74/8YFvemJ3UTE/s1600/OASE+SURAH+AL+IKHLAS.jpg
  2. https://ulamak.wordpress.com/al-quran-mistis/
  3. https://docs.google.com/spreadsheets/d/1E9Ed6dWe37h8DeCN1wLpd-TEuYZ2pRVKer2l2C5W1I0/edit?usp=sharing
  4. https://ulamak.wordpress.com/2016/08/16/multi-tafsir-ha-mim/
  5. https://ulamak.wordpress.com/2016/08/12/ketika-maut-merenggut/
  6. https://ulamak.wordpress.com/2016/08/30/dua-2-sebagai-kode-sujud/

Taut singkat: http://wp.me/p6rTrC-Z8

والله أعلمُ بالـصـواب

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: