Filosofi Jam Gadang Bukittinggi


Jam Gadang pada bulan Mei 2011 (Sumber: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/97/2011jamgadang1.jpg/400px-2011jamgadang1.jpg)

Potret Jam Gadang pada Bulan Mei Tahun 2011

Antara Realita dan Mistis

Adalah sebuah mystical response (tanggapan mistis) terhadap realita keberadaan Jam Gadang Bukittinggi seperti yang telah dipublikasikan dan bisa Saudaraku lihat di (https://id.wikipedia.org/wiki/Jam_Gadang).

Jam Gadang adalah nama untuk menara jam yang terletak di pusat kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia. Menara jam ini memiliki jam dengan ukuran besar di empat sisinya sehingga dinamakan Jam Gadang, sebutan bahasa Minangkabau yang berarti “jam besar”.

Selain sebagai pusat penanda kota Bukittinggi, Jam Gadang juga telah dijadikan sebagai objek wisata dengan diperluasnya taman di sekitar menara jam ini. Taman tersebut menjadi ruang interaksi masyarakat baik di hari kerja maupun di hari libur. Acara-acara yang sifatnya umum biasanya diselenggarakan di sekitar taman dekat menara jam ini.

  • Jam Gadang memiliki denah dasar seluas 13 x 4 meter. Bagian dalam menara jam setinggi 26 meter ini terdiri dari beberapa tingkat, dengan tingkat teratas merupakan tempat penyimpanan bandul. Bandul tersebut sempat patah hingga harus diganti akibat gempa pada tahun 2007.

Mistis:
Luas denah dasar = 13 x 4 = 52  |  Tinggi = 26  |  Luas + Tinggi = 52 + 26 = 78 = 15 = 6. Lima (5) angka terkakhir yang dihasilkan 78156 atau sama persis dengan Jam Dindingku = Alloh.

  • Terdapat 4 jam dengan diameter masing-masing 80 cm pada Jam Gadang. Jam tersebut didatangkan langsung dari Rotterdam, Belanda melalui pelabuhan Teluk Bayur dan digerakkan secara mekanik oleh mesin yang hanya dibuat 2 unit di dunia, yaitu Jam Gadang itu sendiri dan Big Ben di London, Inggris. Mesin jam dan permukaan jam terletak pada satu tingkat di bawah tingkat paling atas.

Mistis:
Jika angka-angka ini langsung ditata = 4802 = 4+8+0+2 = 14 = 5 = ISLAM  |  Tiga angka terakhir = 145 = 10 = 1 = ALLOH / IHSAN  |  101 = 2 = HAMBA  |  012 = 3 = ILMU  |  123 = 6 = IMAN  | 236 = 11 = 2 = HAMBA  |  112 = 4 = PROBLEM  |  124 = 7 = SABDA / KALAM  | 247 = 13 = 4 = PROBLEM  |  134 = 8 = BUMI LANGIT / ALAM SEMESTA  | 348 = 15 = 6 = IMAM  |  156 = 12 = 3 = ILMU = 123 = 6 = IMAN.
Di sini bilangan 4802 = 14 = 5 = ISLAM, ketika kita lihat lebih dalam ternyata menghasilkan beberapa filosofi/spirit yakni: 1) 123 = KETUHANAN; 2) 247 = PROBLEMATIKA KEHIDUPAN; dan 3) 156 = KEISLAMAN. Artinya bahwa seorang ISLAM (muslim) harus mampu menyikapi segala PROBLEMATIKA KEHIDUPAN di bumi langit Alloh ini dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai KETUHANAN dan KEISLAMAN.
Dan ketahuilah saudaraku bahwa jalan inilah yang dikehendaki dan diridhoi oleh Tuhanmu = (4 x 80) x 2 = 320 x 2 = 640. Sehingga 640 = 6+4+0 = 10 = 1+0 = 1 = ALLOH.

  • Pada bagian lonceng tertera pabrik pembuat jam yaitu Vortmann Relinghausen. Vortman adalah nama belakang pembuat jam, Benhard Vortmann, sedangkan Recklinghausen adalah nama kota di Jerman yang merupakan tempat diproduksinya mesin jam pada tahun 1892.

Mistis:
Saudaraku bisa melihat filosofi/mistis bilangan 1892 pada halaman Pesan 7337 di akhir pembahasan Sketsa Indonesia 17-08-1945 dalam Spirit+.

  • Jam Gadang selesai dibangun pada tahun 1926 sebagai hadiah dari Ratu Belanda kepada Rook Maker, sekretaris atau controleur Fort de Kock (sekarang Kota Bukittinggi) pada masa pemerintahan Hindia-Belanda. Arsitektur menara jam ini dirancang oleh Yazid Rajo Mangkuto, sedangkan peletakan batu pertama dilakukan oleh putra pertama Rook Maker yang pada saat itu masih berusia 6 tahun.
    Pembangunan Jam Gadang menghabiskan biaya sekitar 3.000 Gulden, biaya yang tergolong fantastis untuk ukuran waktu itu. Sehingga sejak dibangun dan sejak diresmikannya, menara jam ini telah menjadi pusat perhatian setiap orang. Hal itu pula yang mengakibatkan Jam Gadang kemudian dijadikan sebagai penanda atau markah tanah dan juga titik nol Kota Bukittinggi.

Mistis:
Sebagai HAMBA ALLOH, apa yang ada di dalam logika, perasaan, dan penalaran Saudaraku terhadap bilangan 1926, 6, dan 3000?

  • Renovasi terakhir yang dilakukan pada Jam Gadang adalah pada tahun 2010 oleh Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) dengan dukungan pemerintah kota Bukittinggi dan Kedutaan Besar Belanda di Jakarta. Renovasi tersebut diresmikan tepat pada ulang tahun kota Bukittinggi yang ke-262 pada tanggal 22 Desember 2010.

Mistis:
Demikianlah ALLOH (22+12+2010 = 2044 = 10 = 1) telah menetapkan bahwa hanya HAMBA yang BERIMAN-lah HAMBA (262) yang bisa mengambil pelajaran / ILMU (2010 = 3) dari semua REALITA ini.

Berfikir Sedikit Menyimpang (Gila)

  • Gempa tahun 2007. Jika bilangan ini kita pecah menjadi 2 (dua) dengan mengambil 1 (satu) angka awal maka hasilnya = 2 = Hamba  |  007 = 0+0+7 =  7 = Sabda / Kalam. Kemudian apabila kita mau sedikit berfikir menyimpang, sebenarnya 007 bisa saja dibaca sebagai 87 yakni dengan menata letak 00 secara vertikal bersentuhan.
    Dalam Buku Mimpi Togel, bahwa bilangan 87 digambarkan di sana sebagai ORANG GILA. Saya setuju dengan penggambaran tersebut karena 87 itu dalam pandangan mistis saya, bisa saja dibaca sebagai 78 = 15 = 6. Maka berbahagialah wahai Saudaraku ORANG-ORANG GILA selama di dalam dirimu masih ada 156 = KEISLAMAN.
  • Berdasarkan berita pada https://id.wikipedia.org bahwa gempa ini terjadi di Sumatera Barat pada tanggal 6 Maret 2007 (632007). Sehingga 6+3+2+0+0+7 = 18 = 9 = ULAMA. Kemudian dengan menggunakan Mystical / Philosophy Numeral Converter bahwa 9 itu = 2. Jika 4 = PROBLEM dan peristiwa gempa tersebut dianggap pula sebagai problem / masalah maka 4 (empat) angka terakhir mistis ini adalah 1892 = tahun dibuatnya Jam Gadang. Apakah ini kebetulan?
    Rupanya kejadian gempa tersebut merupakan peringatan ALLOH kepada segenap HAMBA dan ULAMA Indonesia yang mungkin telah banyak berpaling dari spirit 1892 seperti yang bisa Saudaraku baca pada bahasan akhir halaman Pesan 7337.

Mengakhiri tanggapan mistis ini, kutipan dari http://al-badar.net/manaqib-syekh-abdul-qadir-al-jailani/ di bawah semoga bisa menjadi bahan renungan bagi kita semua:

Selain mewarisi banyak karya, Syekh Abdul Qadir Al-Jailani meninggalkan beberapa buah nasehat menjelang wafatnya. Kala itu putra-putranya menghampiri dan mengajukan sejumlah pertanyaan.

”Berilah aku wasiat, wahai ayahku. Apa yang harus aku kerjakan sepergian ayah nanti?” tanya putra sulungnya, Abdul Wahab.

”Engkau harus senantiasa bertaqwa kepada Allah. Jangan takut kepada siapapun, kecuali Allah. Setiap kebutuhan mintalah kepada-Nya. Jangan berpegang selain kepada tali-Nya. Carilah segalanya dari Allah,” jawab sang ayah.

Catatan:

Artikel ini tersusun atas:

  • Jumlah kata = 870 = 8+7+0 = 15 = 6 = 1 = 1;
  • Jumlah Referensi = 10 = = 1 = 1;
  • Referensi Internal = 5 = 3 = 2;
    • Non Konversi = 615 = 12 = 3 | Konversi Level I = 113 = 5 | Konversi Level II = 112 = 4;
    • KEISLAMAN = 615 = 3 = Samudera Ilmu / Ajaran Hidup dan Kehidupan (way of life), yakni 354 = 12 = 3 = ILMU  |  123 = 6 = IMAN  |  236 = 11 = 2 = HAMBA  |  112 = 4 = PROBLEM  |  124 = 7 = SABDA / KALAM  |  247 = 13 = 4 = PROBLEM  |  134 = 8 = BUMI LANGIT SEISINYA / ALAM SEMESTA  | 348 = 15 = 6 = IMAN  |  156 = 12 = 3 = ILMU.
      • 12 yang pertama = لا اله الا الله
      • 12 yang kedua = محمد رسول الله

Referensi:

  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Jam_Gadang
  2. https://ulamak.wordpress.com/2015/10/26/jam-dindingku-alloh/
  3. https://ulamak.wordpress.com/perihal/
  4. https://ulamak.wordpress.com/2015/10/20/nabiyulloh-muhammad-saw-majapahit-indonesia-dan-spirit-indonesia-baru/
  5. https://ulamak.wordpress.com/last-messages/
  6. https://id.wikipedia.org/wiki/Kenyataan
  7. https://pembacakeberuntungan.wordpress.com/buku-mimpi-togel-2d-bergambar/
  8. https://ulamak.wordpress.com/2015/08/29/3-ajaran-muhammad/
  9. https://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_Sumatera_Barat_2007
  10. http://al-badar.net/manaqib-syekh-abdul-qadir-al-jailani/

والله أعلمُ بالـصـواب

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: